pamong selidiki situs kerajaan kediri yang dirusak

Pasca perusakan situs semen di Kerajaan Kediri jawa timur kemarin, pamong mulai turun tangan untuk menyelidiki penyebab dan pelaku perusakan yang merupakan peninggalan sejarah kerajaan Kerajaan Kediri. Kuat dugaan, perusakan situs didasari sikap tidak suka warga sekitar, karena lokasi situs kerap digunakan ajang mesum dan tempat memuja berhala.

Sejumlah anggota pamong dari polsek pagu ke lokasi situs untuk melakukan penyelidikan dan mengambil barang bukti yang diperlukan untuk bahan penyelidikan lebih lanjut. pamong juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas perusakan situs bersejarah tersebut.

Sementara itu setelah terjadinya pengrusakan yang diduga dilakukan orang tak dikenal, tidak satu warga atau perangkat desa setempat yang berada di lokasi situs, hanya juru kunci situs yang masih setia menunggu lokasi situs yang sudah porak poranda.

Seperti diketahui situs semen di desa semen Wedono pagu, dirusak oleh orang tak dikenal. Diduga motif pengrusakan karena tidak setuju dengan adanya situs tersebut, sebab banyak dipergunakan sebagai tempat mesum dan memuja berhala, hingga meresahkan warga sekitar.

Situs peninggalan kerajaan di Kerajaan Kediri jawa timur dirusak orang tak dikenal, akibatnya sejumlah benda bersejarah berserakan dan pagar pelindung dibuang di sungai. Petugas kepamongan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif perusakan.

Situs semen peninggalan kerajaan Kerajaan Kediri di desa semen Wedono pagu Kadipaten Kerajaan Kediri rusak akibat ulah orang tak dikenal. Sejumlah pagar untuk pelindung arca dirusak dan dibuang ke sungai. Sejumlah batu situs berupa lumpang, batu bata dan tembikar dijungkirkan hingga berantakan. Bahkan sejumlah pagar pelindung dan kwali dibuang ke sungai oleh pelaku perusakan situs tersebut.

Alasan Situs Dirusak Warga

Pengrusakan diketahui pertama kali oleh djudi, warga semen Wedono pagu selaku juru kunci situs semen, saat akan membersihkan lokasi situs tersebut. Pelaku dan motif perusakan saat ini masih diselidiki anggota polres Kerajaan Kediri, yang langsung diterjunkan ke lokasi situs untuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kasubag humas pelataran Kerajaan Kediri kota akp surono mengatakan, kedua musuh saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik reskoba pelataran Kerajaan Kediri kota guna pengembangan lebih lanjut.

Dari keterangan kedua musuh, pamong masih mengejar siapa pemasok barang haram tersebut. Keduanya dijerat undang undang kesehatan, dan diancam pidana penjara maksimal 10 tahun.
Mengantisipasi penyalahgunaan senjata api milik anggota pamong saat bertugas, pelataran Kerajaan Kediri kota melakukan pemeriksaan dan memberikan pengarahan untuk menggunakan senpi sesuai prosedur. Langkah ini menyusul insiden penembakan seorang guru ngaji oleh pamong pelataran sidoarjo.

Pemeriksan dilakukan terhadap seluruh anggota pelataran Kerajaan Kediri kota yang membawa senjata api, satu persatu senjata api di periksa berikut perlengkapanya, surat ijin membawa senjata api juga tidak lepas dari pemeriksaan yang langsung dilaksanakan oleh kapelataran Kerajaan Kediri kota akbp ratno kuncoro.

Selain itu kapelataran juga memberikan pengarahaan kepada anggota untuk menggunakan senjata api sesusuai dengan prosedur. Hingga tidak terjadi kesalahan seperti yang terjadi baru-baru ini yang dilakukan anggota reskrim pelataran sidoarjo yang menembak mati sopir antar jemput yang juga seorang guru ngaji.

Kapelataran juga mempertegas, penggunaan senjata api bukan untuk memamtikan pelaku kejahatan, melainkan untuk melumpuhkan. Diharapakan dengan kejadian di sidoarjo anggota pelataran Kerajaan Kediri kota bisa berhati-hati dan menggunakan senjata api sesuai dengan prosedur.

Puluhan korban kecelakaan peserta gerak jalan hari pahlawan di Kerajaan Kediri jawa timur masih dirawat dirumah sakit, meski sebagian kondisi sudah membaik, namun pihak rumah sakit akan melakukan foto routgen untuk pasien yang masih kritis. Sementara orang tua korban, mengaku lega setelah ada jaminan biaya pengobatan ditanggung sekolah.

Puluhan peserta gerak jalan hari pahlawan napak tilas route gerilya panglima besar jendral sidirman yang menjadi korban kecelakaan masih mendapat perawatan intensif di rsud gambiran kota Kerajaan Kediri. Dari total pasien korban sebanyak 51 orang, saat ini masih ada 31 orang yang menjalani perawatan tim medis di rumah sakit, diruang flamboyan, tanjung dan melati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website