Cara Melakukan Penyusutan Pada Perhitungan Akuntansi Aset Tetap

Dalam duni akuntansi atau anda yang berkecimpung pada akuntansi pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya akuntansi asset tetap, dalam kehidupan sehari-hari pin kita sering mendengar istilah yang menyebutkan asset tetap. Adapaun asset tetap itu sendiri adalah sebuah asset yang berbentuk dan memiliki beberapa kriteria, adapun kriteria dari asset tetap itu sendiri diantaranya adalah masa untuk dapat dimanfaatkannya lebih dari satu tahun, asset tersebut digunakan dalam sebuah kegiatan di dalam perusahaan, tidak untuk dijual dalam sebuah kegiatan normal yang terjadi di perusahaan dan yang palingg utama adalah memiliki nilai yang cukup besar. Setiap perusahaan pasti memiliki asset tetap dengan berbagai bentuk dan jenis.

Jika anda penasaran apa saja yang masuk kedalam kategori asset tetap dan dapat dihitung kedalam akuntansi ukm, maka contoh paling konkrit dari kejadian ini adalah mobil, kita tahu bahwa mobil ini memiliki masa atau sebuah manfaat yangh dapat dirasakan lebih dari satu tahun serta mayoritas digunakan untuk berbagai kegiatan operasional perusahaan mulai dari pengiriman barang sampai pengantaran berbagai keperluan perusahaan lainnya. Mobil sejenis ini tidak dapat seenaknya dijual, selain mobil sebetulnya banyak sekali barang-barang yang termasuk dalam kategori asset tetap semua barang-barang bagaimanapun ukurannya jika dapat atau mampu memiliki masa relaitf lebih lama walaupun ituterbuat dari sendok, piring ataupun garpu jika memiliki masa pemanfaatannya kecil atau sedikit tetap dapat dikategorikan menjadi asset tetap.

Cara Melakukan Penyusutan Pada Perhitungan Akuntansi Aset Tetap

Cara Melakukan Penyusutan Pada Perhitungan Akuntansi Aset Tetap

Untuk harga asset tetap itu sendiri berbeda dengan biaya barang pada umumnya, perlu anda ketahui bahwa seluruh pembiayaan yang terjadi untuk mendapatkan asset tetap tersebut hingga tiba di tempat tujuan kemudian siap digunakan oleh suatu perusahaan dihitung dalam bagian harga perolehan, harga perolehan ini juga dapat dihitung menggunakan aplikasi keuangan maupun softwere pembukuan. Dengan begitu akan semakin memudahkan anda dalam menghitung nilai atau harga dari biaya perolehan tersebut, suatu harga asset tetap pun tidak bertumpu dengan harga belinya saja.

Dalam penghitungan sebuah asset tetap yang paling penting adalah penyusutan, baik penghitungan manual maupun menggunakan aplikasi pajak, penghitungan ini akan berhubungan dengan pajak umkm yang akan perusahaan anda bayarkan, berikut ini adalah cara melakukan penyusutan dalam penghitungan harga asset tetap:

  1. Metode garis lurus, metode ini akan menghasilkan jumlah beebrapa beban penyusutan yang sama dan stabil setiap tahunnya selama umur dan masa asset tetap tersebut sama.
  2. Metode unit produksi, jika anda ingin membandingkan secara lebih efektif antara beban penyusutan dengan pendapatan terkait maka anda dapat memilih menggunakan metode yang satu ini.
  3. Metode saldo menurun, menggunakan metode ini akan menghasilkan sebuah beban periodic yang akan terus menerus turun sepanjang umur dan manfaat dari sebuah asset tersebut.

Itu adalah ketiga cara atau metode yang dapat anda pilih untuk menghitung suatu asset tetap dalam dunia akuntansi asset tetap, untuk ketepatan penghitungan anda harus menyesuaikannya antara hasil yang diharapkan dengan jenis metode apa yang akan anda pilih, masing-masing metode memiliki manfaat dan fungsi yang berbeda-beda jadi jangan sampai tertukar ketika memilihnya. Dalam dunia penghitungan asset tetap inipun anda akan banyak mrnjumpai berbagai istilah mulai dari pengeluaran modal dan pengeluaran pendapatan, ketika melakukan transaksi atau jual beli asset tetap anda juga harus memiliki pengakuan transaksi asset tetap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website