Santi di Tulungagung Santap Jamur Beracun

Santi di Tulungagung Santap Jamur Beracun. Sedikitnya 9 orang santri dan pengurus pondok pesantren hidayatul mubtadiin  di tulungagung jawa timur  menderita keracunan usai menyantap sayur jamur yang  dimasak salah  satu santri.

Kesembilan santri dan pengasuh pondok pesantren hidayatul mubtadiin desa simo kecamatan kedungwaru tulungagung  kini menjalani perawatan intensif di instalasi rawat darurat rumah sakit dr iskak tulungagung.

Mereka dilarikan ke rumah sakit setelah  menyantap sayur jamur barat  yang dimasak oleh anwar sodig   salah satu santri  beberapa jam kemudian  9 orang santri  mengalami  mual dan muntah.

Sembilan santri dan pengasuh langsung mendapat penanganan  beberapa diantaranya harus mendapatkan  tambahan cairan  atau diinfus untuk menggantikan cairan yang dikeluarkan dari lambung.

Sebenarnya sehari sebelumnya  para santri sudah menyantap sayur jamur barat masakan anwar sodig  namun tidak terjadi apa- apa  dan hari ini para santri kembali mencari jamur  barat  untuk  di memasak  kembali   namun setelah dikonsumsi beberapa jam kemudian  mengalami mual dan muntah  diduga jamur tersebut terkontaminasi bakteri.

Sementara itu kapolsek kedungwaru akp panidi   mengatakan hingga  saat ini belum ada   unsur kesengajaan dalam kasus keracuanan ini  sebab dari yang mulai mencarai jamur  hingga yang masak semuanya  juga mengalami  keracuanan.

Sepasang suami istri berikut seorang cucunya  ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya di tulungagung jawa timur  polisi memastikan ketiganya merupakan korban pembunuh sadis.

Warga jalan diponegoro gang 2 kelurahan tamanan tulungagung  siang kemarin digegerkan dengan ditemukanya tiga warganya tewas.

Sadji dan istrinya wiwik sudarwati  ditemukan pagi sekitar pukul 7.30  dirumahnya oleh pembantunya  katemi  sudah dalam keadaan tak bernyawa  kedua korban yang berprofesi sebagai guru di smu 1 boyolangu tulungagung ini segera dievakuasi polisi ke rsud dr iskak untuk dilakukan otopsi.

Selama ini kedua korban tinggal bersama cucunya  okik putra irawan  hingga evakuasi psangan suami istri selesai  nasib okyk masih belum jelas  polisi menduga bocah tujuh tahun itu diculik pelaku.

Setelah dilakukan penyisiran tkp sekali lagi  polisi akhirnya menemukan okik dibawah timbunan baju dan barang-barang yang diobrak-abrik pelaku  okik ditemukan juga sudah meninggal dunia dengan kondisi yang amat mengenaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website